Category Archives: Uncategorized

Perubahan kedua PMK 118 / PMK.03  / 2016

Pelaksanaan Undang-undang Pengampunan Pajak

pmk 165

BentukSPT TahunanPPh Orang Pribadi yang mempunyaiPenghasilanBrutotidaklebihdariRp 60.000.000 danmendapatkanPenghasilanselaindariusahadan/atauPekerjaanBebasakanmenggunakanFormulir SPT 1770 SS.

 Data-data yang dibutuhkanuntukPengisianSPT TahunanPPh Orang Pribadiadalah :

  • BuktiPotongPPh 21 Form 1721 A1 ( PegawaiSwasta ) dan 1721 A2 ( PegawaiNegeri )
  • Formulir SPT 1770 SS
  • DaftarHarta / Kekayaan ( untukFormulir 1770 SS Total NilaiPerolehanHarta )
  • DaftarKewajiban / Hutang ( untukFormulir 1770 SS Total NilaiHutang )

Langkah-langkahPengisianFormulirSPT TahunanPPh Orang Pribadiadalahsbb :

  • Mintalah kepada Bagaian Keuangan atau BendaharawanBukti PemotonganPPh pasal 21 selama tahun yg  bersangkutan, Form 1721 A1 dan/atau 1721 A2.
  • SiapkanFormulir SPT 1770 SS ,formulirtersebutdapatdiambil di Kantor PelayananPajak (KPP) terdekat.
  • Isilah SPT TahunanPPh Orang Pribadi dengan menyalin informasi yang tertera dalam Bukti

    Jasa Penyusunan SPT Pajak

    PotongPPh 21 ( 1721 A1 dan/atau 1721 A2 )

  • Apabila terdapat Penghasilan lain yang telah dikenakan PPh Final sepert : BungaDeposito, HadiahUndian, Honorarium dari APBN/APBD, Pesangon, Uang Manfaat Pensiun, Penjualan Tanah atau Bangunan, Penyewaan Tanah dan/atauBangunan.masukan kedalam Bagian B
  • Untuk informasi tambahan, hitunglah jumlah harta dan hutang yang anda miliki dan masukan ke dalam Bagian C
  • Pastikan SPT TahunanPPh Orang Pribaditersebut di tandatangani, Batas Pelaporan SPT TahunanPPh Orang Pribadipadatanggal 31 Maret.
  • SPT Tahunan PPh Orang Pribadi dapat langsung dilaporkan pada Kantor Pelayanan Pajak atau melalui Drop box pada lokasi-lokasi tertentu dan bisa juga dengan melalui Jasa Pengiriman Surat( Kantor Pos atau JasaPengirimanSurat ) dan bisa juga menggunakan pelaporan online (e-filling)

baca juga : Tahapan Pembuatan TP Doc

EM TAX CONSULTING

JL.CILANDAK PERMAI RAYA NO.7A

CILANDAK – JAKARTA SELATAN

085782955311 atau 0878.8457.0021

www.konsultanpajakinfo.com

www.mykonsultanpajak.com

 

Jasa penyusunan Transfer Pricing Documentation termasuk Strategi Penyusunan TP Doc ini dimaksudkan untuk membantu klien dalam berurusan dengan Transfer Pricing. Kami memberikan masukan pada dokumen dan strategi yang diperlukan untuk mencegah kerugian dari transaksi pihak terkait dan skenario transfer pricing.

Bukan rahasia umum untuk meminimalisasikan pajak, perusahaan sering melakukan transfer pricing guna memaksimalkan keuntungan. Bagi kalangan pebisnis, pajak tetap saja dipandang sebagai beban yang mengurangi kecil keuntungan. Atas dasar itu wajar jika mereka merekayasa suatu transaksi untuk meminimalisasi beban pajak dengan transfer pricing.

Transfer pricing adalah kebijakan suatu perusahaan dalam menentukan harga transfer suatu transaksi. Transfer pricing dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu intra-company dan inter-company transfer pricing. Intra-companytransfer pricing merupakan transfer pricing antar divisi dalam satu perusahaan. Sedangkan inter-company transfer pricing merupakan transfer pricing antara dua perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa. Kedua perusahaan tersebut bisa berada dalam satu negara (domestic transfer pricing), bisa juga berada di negara yang berbeda (international transfer pricing).

Transfer pricing, terutama international transfer pricing, dapat menimbulkan permasalahan apabila digunakan untuk kepentingan penghindaran pajak. Dengan international transfer pricing, perusahaan-perusahaan yang berada pada negara yang berbeda dapat mengatur harga transfer sedemikian rupa sehingga perusahaan di negara yang tarif pajaknya rendah mendapatkan keuntungan yang setinggi-tingginya, sedangkan perusahaan di negara yang tarif pajaknya lebih tinggi mendapatkan keuntungan yang serendah-rendahnya.

Jasa penyusunan Transfer Pricing Dokumentasi termasuk Strategi Penyusunan TP Doc ini dimaksudkan untuk membantu klien dalam berurusan dengan Transfer Pricing. Kami memberikan masukan pada dokumen dan strategi yang diperlukan untuk mencegah kerugian dari transaksi pihak terkait dan skenario transfer pricing.

KAPAN TRANSFER PRICING DOCUMENTATION MULAI DIBERLAKUKAN?

Peraturan mengenai dokumentasi transfer pricing ini merupakan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengatasi praktik-praktik “Base Erosion and Profit Shifting (BEPS)” dan terlibat aktif dalam proyek dilaksanakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) tersebut untuk kepentingan konsistensi harga transfer global.

Base Erosion and Profit Shifting (BEPS) adalah strategi perencanaan pajak (tax planning) yang memanfaatkan gap dan kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan perpajakan domestik untuk “menghilangkan” keuntungan atau mengalihkan keuntungan tersebut ke negara lain yang memiliki tarif pajak yang rendah atau bahkan bebas pajak.

  • Tujuan akhir BEPS adalah agar perusahaan tidak perlu membayar pajak atau pajak yang dibayar nilainya sangat kecil terhadap pendapatan perusahaan secara keseluruhan.
  • BEPS muncul karena peraturan perpajakan yang ada di negara-negara di dunia tidak berkembang secepat dan seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan globalisasi.
  • Transaksi dan interaksi bisnis lintas batas negara secara bersamaan memungkinkan terjadinya interaksi regulasi perpajakan antarnegara.
  • Salah satu produk ekonomi global yang sangat signifikan adalah kemunculan perusahaan multinasional atau MNEs.
  • MNEs adalah perusahaan atau korporasi yang memiliki tempat usaha di banyak negara, dan memiliki atau memanfaatkan apa yang disebut derngan rantai nilai global atau Global Value Chains (GVCs).

Kantor Konsultan Pajak Edy & Rekan

Jl.Cilandak Permai Raya No 7A

Jakarta Selatan.

Telp                       : 021-75818605

Mobile                 : 0857-829-55311 / 0878-8457-0021

www.em-konsultanpajak.com

www.konsultanpajakinfo.com

www.konsultapajakdepok.com

www.mykonsultanpajak.com